Apa itu Demineralisasi ?

Thursday, March 2, 2017




















Unit demineralisasi ini berfungsi untuk menyediakan air demineralisasi (air bebas mineral) sebagai air umpan boiler (BFW). Pada unit ini, kandungan mineral dijaga serendah mungkin dengan menjaga parameter konduktivitas air demin dibawah 0.2 ┬ÁS. Apabila dalam air umpan umpan boiler masih mengandung mineral-mineral dapat menyebabkan hotspot pada tubeboiler.


Umpan (bahan baku) pada  unitini  terdiri dari air desalinasi, proses kondensat dari bagian amonia, dan steam kondensat.  Mineral ini adalah kation(Ba2+, Ca2+, Mg2+, K+, Na+) dan anion (CI-,SOi-,NOf,Si02). Proses pengolahan bahan baku tersebut terjadi didalam MixBedPolisher.

Dalam proses ini semua kation dalam air umpan boiler ditukar dengan ion H+ dan semua anion diganti dengan ion OH-. Air demin adalah air yang mengandung ion mineral dalam jumlah yang sangat kecil. Kandungan mineral dibatasi <0,01 ppm, karena pada suhu tinggi dapat terbentuk kerak pada unit pembangkit steam. Pada unit ini ada 3 Mix Bed Polisher yang berisi resion kation anion , yang menangkap seluruh kation dan anion dalam raw condensat. Pada operasi normal, 2 Mix Bed Polisher beroperasi sedangkan 1 Mix Bed stand by.

URAIAN PROSES

Raw Condensate Tankberisi air-air yang berasal dari desalinasi dan kondensat steam.Raw condensate dalam tangki iniperlu mendapat pengolahanlebih lanjut sebelum dapat digunakan sebagai BFW.  Kandungan mineral dalam air yang akan digunakan sebagai BFW harus sekecil mungkin karena dapat membentuk kerak dan hotspot padatube boiler. Proses selanjutnya yang dialami oleh raw condensate adalah penghilangan ion-ion baik kation maupun anion.Penghilangan ion-iontersebut dilakukan di Mixed (F-2401AlBIC),yang berisiresin penukar kationdan resin penukar anion. Pada kondisi normal,duapolisherdalam kondisiaktif, sedangkan satulainnya standby.DiMix Bed Polisher reaksi terjadi antara ion-ion dalam air dengan resin kation dan anion. Reaksi yang terjadi pada resin penukar kation adalah sebagai berikut :

RH + C+ ----------- > RC + H+

C+ dalah ion positif : NH4+ , Mg2+, Na+ .

reaksi yang terjadi pada resin penukar anion sebagai berikut :

ROH +A- ------- >RA  + OH-

A-adalah ion-ion negatif seperti Cl-,S04-

Setelah dilakukan pertukaran ion di unit tersebut air menuju ke tangki air Demineralisasi yang berkapasitas 3100M3 dan dipompa oleh pompa demin untuk air umpan boiler, sebagian lagi untuk make up sistem sweet cooling water . Ada 3 buah Bed Polisher di unit demineralisasi untuk memproduksi air demin yang bebas mineral masing-masing kapasitas MixBed Polisher sebesar 342,3 ton/jam dari unit ini. Semakin lama kemampuan resin kation dan anion menjadi berkurang dan akhirnya menjadi jenuh. Regenerasi resin pada bed kation dan anion exchanger dilakukan setelah resin jenuh yang ditandai dengan naiknya konduktivitas produk (Maksimal 0,2 s/cm). Regenerasi harus dilakukan agar dapat menyerap kembali ion-ion tersebut dengan cara mencuci resin. Regenerasi resin penukar kation dilakukan dengan H2SO4, sedangkan resin anion diregenerasi dengan NaOH. Saat beroperasi resin kation dan anion bercampur namun saat regenerasi, resin kation berada dibawah sedangkan resin anion diatas karena adanya perbedaan densitas. Reaksi yang terjadi di regenerasi kation adalah sebagai berikut : 

2R-C + H2SO4 ------ > 2RH + C2SO4

Sedangkan reaksinya di regenerasi anion adalah sebagai berikut :

R-A + NaOH ------ > ROH + NaA



Reaksi: