Bagaimana Keris Bisa Membunh ?

Wednesday, March 29, 2017



Keris dikatakan senjata yang sangat berbisa. Bagaimakah keris bias membunuh orang yang ditikam ? Sebenarnya keris dapat memburaikan isi perut dengan sekali sodokan dan Tarik. Luka tikaman keris adalah kurang lebih 1.5 kali lebih lebar dari bilah mata keris, terutama bilah yang berkelok. Justru, jika ditikam di perut tentulah luka yang lebar ini akan menyebabkan usus terburai keluar. Di samping itu serpihan halus pada bilah yang tertinggal di dalam badan akan menyebabkan keracunan, bengkak, dan busung. ini sangat menyiksa bagi korban tikaman.

Tambahan lagi. Setengah orang mewarangi bilah kerisnya. Mewarang merujuk kepada proses merendam bilah mata racun warangan (arsenik). Ini bukan hanya menimbulkan pamor dengan jelas dan cantik, tapi juga menyaluti bilah mata dengan racun arsenik yang sangat berbisa.

Di zaman dulu, orang melayu juga meletakkan racun yang diperolah dari getah pokok, bisa binatang ke atas bilah mata kerisnya. Ada juga keris yang ditikam ke tanah dahulu sebelum menikam lawan. Racun yang diletakkan dan kuman yang ada didalam tanah menyebabkan korban tikaman mengalami bengkak dan busung. Ada juga orang yang meludah ke atas bilah kerisnya sebelum menikam lawan. Ini membuktikan orang melayu lebih dulu menggunakan senjata biologi untuk membunuh lawan mereka , lama sebelum orang barat mengetahui tentangnya.

Bisa inilah yang menyebabkan penjajah Inggris berpikir keris sebagai senjata pengecut. Sebenarnya siapa yang pengecut ? Bagaimana dengan mereka yang menggunakan senjata api dan menembak sambil bersembunyi ?. Justru pada suatu ketika sewaktu penjajahan Inggris , mereka melarang pembuatan keris. Penduduk kampong yang ada membuat keris diberi hukuman. Sebagai alternatif orang melayu membuat badik . Bahan badik sama dengan keris , hanya bentuknya yang berbeda . Dari segi bisa badik tidak jauh beda dengan keris. 


Reaksi: