Prosedur Penelitian Uji Korosi (Karatan)

Sunday, March 12, 2017



Berikut adalah penjelasan mengenai prosedur analisa penelitian Korosi (Karatan)
Preparasi  Kupon (ASTM G31-72, 2014)
1. Menyiapkan plat (kupon) yang akan digunakan.
2. Meratakan plat uji dengan menggunakan kertas amplas dengan ukuran 1000 mesh hingga permukaan plat benar-benar halus.
3. Memasukkan baha kedalam wadah berisi oli untuk menghindari kontak langsung dengan udara yang dapat menyebabkan korosi.
4. Mengambil baja yang ada dalam wadah berisi oli kemudian mencuci bersih dan dilap hingga kering.
5. Membersihkan plat dari kotoran yang menempel pada plat menggunakan HCLpekat.
6. Membilas plat menggunakan air mengalir dan alcohol lalu mengeringkan dalam oven.
7. Memberi penomoran pada masing-masing botol baik pada blanko maupun sampel uji.
8. Menimbang massa dari masing-masing plat menggunakan neraca digital.

Prosedur Langkah Uji Rendam dengan Inhibitor Molibdat
1. Membuat larutan NaCl 3,5 % sebagai medium pada proses uji rendam.
2. Menyiapkan plat uji yang sudah dipreparasi.
3. Mengaitkan benang yang telah terkait dengan plat ditengah-tengah  lidi.
4. Melakukan penomoran untuk masing-masing wadah untuk memudahkan pengamatan.
5. Membuat larutan uji rendam sebagai berikut:
a. Menambahkan 0.08, 0.1, 0.12, 0.14 gram molibdat dan memasukkan ke dalam masing-masing wadah yang sudah disiapkan dan sudah diisi dengan 1000 ml larutan uji rendam sesuai dengan kode penomoran 
b. Mengaduk larutan agar homogen. Menenggelamkan plat yang telah dikaitkan dengan benang dan lidi ke dalam masing-masing wadah yang berisi larutan uji rendam sesuai dengan kode penomoran.
6. Memasukkan lidi ke bagian pada isi atas wadah yang sudah diberi lubang agar tidak bergerak
7.   Mendiamkan plat terendam selama 14 hari.
8. Mengeluarkan plat dari rendaman setelah waktu perendaman berakhir.
9. Mencuci plat dengan air mengalir, mengeringkan, dan membersihkan   karat dengan amplas hingga semua karat hilang  tanpa mengikis logam.
10. Merendam plat uji dengan alcohol dan mengeringkan plat uji.
11. Menimbang massa akhir setiap plat menggunakan neraca digital.
12. Analisa jenis korosi menggunakan metode foto makro sebagai berikut:
a. Mengeluarkan plat uji dari dalam lingkungan uji setiap 2 hari sekali.
b. Mengambil gambar plat uji.
c. Menghitung massa plat yang hilang (weight loss).
d. Menghitung laju korosi yang terjadi dengan standar ASTM G31-72 laju korosi sebagai berikut:          






Keterangan
K = Konstanta 534(mpy).
W = berat yang hilang (mg).
D = density (g/cm3). 
A= luas permukaan yang terendam(in2).
T= waktu pencelupan (jam).

13. Menghitung effisiensi dari inhibitor. 
Dengan standar ASTM G31-72 effisiensi inhibitor sebagai berikut:







Keterangan:  
IE = Effisiensi Inhibitor(%).
R0 = laju korosi blanko (mpy).

Prosedur Langkah Uji Rendam dengan Inhibitor NaNO2
1. Membuat larutan NaCl 3,5 % sebagai medium pada proses uji rendam.
2. Menyiapkan plat uji yang sudah dipreparasi.
3. Mengaitkan benang yang telah terkait dengan plat ditengah-tengah lidi.
4. Melakukan penomoran untuk masing-masing wadah untuk memudahkan pengamatan.
5. Membuat larutan uji rendam sebagai berikut 
a. Menambahkan 0.01, 0.02, 0.03, 0.06 gram dan memasukkan ke dalam masing-masing wadah yang sudah disiapkan dan sudah diisi dengan 1000 ml larutan NaCl 3.5 
b. Mengaduk larutan agar homogen.
6. Menenggelamkan plat yang telah dikaitkan dengan benang dan lidi ke dalam masing-masing wadah yang berisi larutan uji rendam sesuai dengan kode penomoran. 
7. Memasukkan lidi ke bagian pada sisi atas wadah yang sudah diberi lubang agar tidak bergerak.
8. Mendiamkan plat terendam selama 14 hari.
9. Mengeluarkan plat dari rendaman setelah waktu perendaman berakhir.
10. Mencuci plat dengan air mengalir, mengeringkan, dan membersihkan karat dengan amplas hingga semua karat hilang tanpa mengikis logam.
11. Merendam plat uji dengan aseton dan mengeringkan plat uji.
12. Menimbang massa akhir setiap plat menggunakan neraca digital.
13. Analisa jenis korosi menggunakan metode foto makro sebagai berikut:
a. Mengeluarkan plat uji dari dalam lingkungan uji setiap 2 hari sekali
b. Mengambil gambar plat uji.
14. Menghitung massa plat yang hilang (weight loss).
15. Menghitung laju korosi yang terjadi dengan standar ASTGM G31-72 laju korosi sebagai berikut:
(Sama dengan rumus prosedur paling atas)
16. Menghitung effisiensi dari inhibitor.
(Sama dengan rumus prosedur paling atas)

Prosedur Langkah Uji Rendam dengan Inhibitor Campuran  (NaNO2 dan Molibdat)
1. Membuat larutan NaCl 3,5 % sebagai medium pada proses uji rendam.
2. Menyiapkan plat uji yang sudah dipreparasi.
3. Mengaitkan benang yang telah terkait dengan plat ditengah-tengah lidi.
4. Melakukan penomoran untuk masing-masing wadah untuk memudahkan pengamatan.
5. Membuat larutan uji rendam sebagai berikut:
a. Menambahkan NaNO2 dan Molibdat sebagai inhibitor blending dengan konsentrasi yang sudah ditetapkan (diambil data terbaik dari hasil pada masing-masing inhibitor dalam proses uji sebelumnya).
b. Mengaduk larutan agar homogen 
6. Menenggelamkan plat yang telah dikaitkan dengan benang dan lidi ke dalam masing-masing wadah yang berisi larutan uji rendam sesuai dengan kode penomoran.
7. Memasukkan lidi ke bagian pada sisi atas wadah yang sudah dibuat lubang agar tidak bergerak.
8. Mendiamkan plat terendam selama 14 hari.
9. Mengeluarkan plat dari rendaman setelah waktu perendaman berakhir.
10. Mencuci plat dengan air mengalir, mengeringkan, dan membersihkan karat dengan amplas hingga semua karat hilang tanpa mengikis logam.
11. Merendam plat uji dengan aseton dan mengeringkan plat uji.
12. Menimbang massa akhir setiap plat menggunakan neraca digital.
13. Analisa jenis korosi menggunakan metode foto makro sebagai berikut:
a. Mengeluarkan plat uji dari dalam lingkungan uji setiap 2 hari sekali.
b. Mengambil gambar plat uji.
14. Menghitung massa plat yang hilang (weight loss).
15. Menghitung laju korosi yang terjadi dengan standar ASTM G31-72 laju sebagai berikut : 
(Sama dengan rumus prosedur paling atas)
16. Menghitung effisiensi dari inhibitor.
(Sama dengan rumus prosedur paling atas)


Reaksi: